Sanur -5 hari rangkaian Sanur Village Festival akhirnya ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Denpasar IB Rai Darmawijaya Mantra, Minggu (10/8) kemarin. Acara penutupan tersebut ditandai dengan perta kembang api yang sangat spektakuler. Dalam sambutannya Ia mengatakan sangat mendukung pelaksanaan SVF sebagai ajang promosi pariwisata yang lahir dari masyarakat Sanur.
“Saya sangat mendukung penyelenggaraan festival ini. Even ini lahir dari masyarakat Sanur dan menjadi bukti keberhasilan masyarakat dalam membangun sektor pariwisata,” ungkap Rai. Menurutnya, tema-tema SVF sangat aktual dan menjadi isu internasional, namun aktualisasinya berasal dari kearifan lokal. Tahun ini SVF ke-3 mengangkat isu lingkungan “going green” yang kini tengah hangat di bahas oleh masyarakat internasional.
“Kewajiban kami sebagai pemerintah daerah adalah memberdayakan aktivitas masyarak untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata,”katanya. Dirinya berkomitmen akan terus mendukung penyelenggaraan SVF sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kearifan lokal. Ia juga berharap agar pemerintah pusat maupun propinsi bisa lebih berperan dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti ini.
Sebelum menutup secara resmi SVF, dirinya sempat menonton Parade Budaya serta berkeliling meninjau sejumlah stan pameran ditemani Ketua Panitia SVF, Ida Bagus Sidharta Putra. Dikatakan Rai, keterlibatan masyarakat Sanur dan wisatawan asing saat Parade Budaya menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah Kota Denpasar. “Ini patut kita berikan apresiasi kepada panitia SVF,” tandasnya.
Parade Budaya diikuti ribuan orang dengan mengangkat tema Panca Yadnya ( lima korban suci-red) Masyarakat dan wisatawan tumpah ruah memadati sepanjang rute parade untuk menyaksikan penutupan even tahunan ini. Parade Budaya ini menampilkan berbagai atraksi diantaranya atraksi ogoh-ogoh, barong dan parade busana adat Bali dan atraksi menarik lainnya. Parade ini melibatkan ribuan peserta dari masyarakat Sanur dan industri pariwisata. Start parade dimulai dari Depan Hard's Sanur berakhir di Main Stage SVF di Jalan Segara Ayu.
"Ini merupakan rangkaian akhir dari kegiatan SVF yang kita gelar selama 5 hari," ujar Ida Bagus Sidharta Putra. Dalam kesempatan tersebut dirinya menyatakan cukup puas dengan penyelenggaraan SVF tahun ini. Jumlah pengunjung festival pun diakuinya jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. tercatat sekitar 26 agenda even di gelar dalam SVF tahun ini, mulai dari Kontes Bonsai, pameran lukisan, food Festival hingga Parade Budaya. "Saya belum tahu pasti jumlah pengunjung, namun target 20.000 orang tampaknya terlewati," ungkapnya. Hal ini terbukti selalu ramainya jumlah pengunjung dari tiap even yang digelar. "Food Festival selalu dibanjiri penonton, apalagi kalau malam sangat penuh dengan pengunjung," katanya.
Sejumlah peserta food festival, Puneet Malhotra pemilik Queen's Tandoor mengakui jumlah pengunjung tahun ini jauh lebih ramai dari sebelumnya. Sejak stan makanannya dibuka siang hari pengunjung selalu ramai. Dirinya mengaku menjadikan Food Festival SVF sebagai ajang promosi restoran yang menyajikan masakan indianya tersebut.
Foto, Wakil Walikota Denpasar IB Rai Darmawijaya Mantra, Minggu (10/8) kemarin ditemani Ketua Panitia SVF, Ida Bagus Sidharta Putra meninjau Pameran Kartun di SVF menjelang penutupan SVF.
|